Selasa, 17 Januari 2017

Desain Uang Kertas Indonesia dari Masa ke Masa

Berbicara mengenai desain uang, negeri ini baru saja merilis desain uang baru. Di yakini, desain uang baru kali ini mengusung keamanan yang lebih baik di banding edisi pendahulunya. Hal ini diterapkan untuk menanggulangi masalah pemalsuan uang yang kian hari kian merajalela. Fitur lainnya yaitu color shifting atau perubahan warna akan muncul ketika uang desain baru ini dilihat dari sudut pandang tertentu. Fitur uang baru Indonesia lainnya adalah rainbow feature, yang memungkinkan untuk melihat bayangan nominal uang jika diamati dari sudut pandang tertentu. 


Desain uang baru Indonesia lebih memperkuat fitur UV (Ultra Violet) yang akan menghasilkan bayangan saat diterawang menggunakan sinar matahari atau sinar UV. Selain itu, fitur Blind Code juga semakin di tambah agar lebih nyaman untuk para penyandang tuna netra. Terlepas dari pro dan kontra yang timbul akibat desain uang Indonesia yang baru, ada baiknya anda mengetahui desain uang kertas yang pernah beredar di Indonesia dari masa ke masa. berbagai jenis uang ini bisa anda lihat detailnya di situs Finspi yang sedang populer.

Desain Uang Indonesia dari Masa ke Masa

1.    Uang Pecahan 1000, 2000, 5000, 10000, 20000, 50000, 100000 rupiah Tahun 2016

desain uang baru Indonesia yang baru saja dirilis di akhir tahun 2016 lalu.

2.    Pecahan 100000 rupiah Tahun 1999

Uang dengan nominal tertinggi ini selalu menggambarkan tokoh proklamator Indonesia. Gambar gedung MPR RI terletak di baliknya, dan tambahan bahan seperti mika pada warna ungu di uang ini menjadikannya unik.

3.    Pecahan 20000 rupiah Tahun 1998


Uang pecahan nominal 20.000 rupiah ini bernuansakan pendidikan. Dengan gambar tokoh bapak pendidikan nasional, Ki Hadjar Dewantoro dan gambar kegiatan belajar di sekolah yang terdapat di baliknya.

4.    Pecahan 50000 rupiah Tahun 1993

Gambar Presiden kedua RI, Soeharto terpampang pada uang pecahan 50.000 yang pernah beredar pada tahun 1998 ini.

5.    Pecahan 5000 rupiah Tahun 1992

Pecahan 5000 rupiah ini mengenalkan kepada anda mengenai daerah Nusa Tenggara Barat dengan danau tiga warna dan alat musik tradisionalnya yang bernama Sasando.

6.    Pecahan 100 rupiah Tahun 1984

Pecahan seratus rupiah yang beredar tahun 1984 ini menghadirkan warna dominan merah dan gambar merak dan sebuah Dam.

7.    Pecahan 1000 rupiah Tahun 1977

Foto pahlawan Pangeran Diponegoro, dan seorang petani yang sedang membajak sawah dengan sapinya menghiasi uang 1000 yang beredar mulai tahun 1977 ini.

8.    Pecahan 10000 rupiah Tahun 1968

Foto Panglima Sudirman menghiasi uang nominal 10000 yang beredar tahun 1968 ini dengan dominan warna merah dan ungu.

9.    Pecahan 2 Setengah rupiah Tahun 1961

Dengan memberikan tema perkebunan, uang pecahan 2 setengah ini menghadirkan kegiatan perkebunan dan gambar jagung di baliknya.

10.    Pecahan 2500 rupiah Tahun 1957

Desain uang 2500 ini terbilang unik dengan corak warna yang menarik pada gambarnya.
Read more

Minggu, 08 Januari 2017

Ada apa dengan 14 Februari?

Hari Valentine (Valentine's Day) atau dikenal dengan sebutan hari kasih sayang jatuh pada tanggal 14 Febuari setiap tahunnya. Hari tersebut sangat populer di kawasan negara-negara barat seperti eropa dan amerika. Kaum remaja akan beramai-ramai merayakan hari bertema kasih sayang tersebut sehingga tak jarang kita menemukan sebuah tempat maupun gedung biasa yang disulap menjadi pernak-pernik bewarna merah muda di dalamnya.  

Bagi negara barat, sangatlah lumrah meayakan hari tersebut dengan pesta semalam suntuk bersama teman-teman dan kerabat terdekat untuk menggelar acara yang meriah dengan tradisi penukaran kado dan ucapan-ucapan cinta romantis yang diberikan kepada pasangan kekasih.

Namun, bagaimana dengan tradisi ini di Indonesia sendiri? Walaupun valentine bukan bagian dari tradisi dan kebudayaan Indonesia yang patutnya dilestarikan sedemikian rupa akan tetapi hari tersebut menjadi sebuah tren yang terjadi akiba modernisasi teknologi yang merambah hingga ke pelosok negeri. Bahkan, hampir saja menandingi perayaan yang dilakukan di negara-negara barat sendiri.
(foto:esmas.com)
Kemeriahan yang dilakukan dalam acara tersebut terkesan melebihi perayaan lainnya seperti perayaan kelulusan maupun perayaan hari jadi. Para remaja akan mencari seorang kekasih tuk mengungkapkan kasih sayang atau cinta terhadap orang tersebut terlepas dari senang atau tidaknya karena bagi mereka yang terpenting adalah kejujuran dalam pengungkapannya. sambutan yang mereka lakukan terkadang melebihi perayaan hari raya lainnya. 

Tanggal 14 Februari punya arti dan peran khusus bagi kalangan banyak remaja di negeri ini. Tak ayal, euforia tersebut mengundang ketertarikan bagi para pebisnis dan pengusaha yang berlomba-lomba memberikan pelayanan dalam memeriahkan acaranya dengan penawaran barang-barang berupa coklat, boneka, bunga dan lain sebagainya. Tak jarang juga para pengusaha yang mengubah dekorasi tempat bisnisnya menjadi nuansa merah muda sesuai dengan warna hati yang dijadikan simbolis cinta yang tengah bersemi menjelang bulan februari.

Terlepas dari penting atau tidaknya memeriahkan hari tersebut, satu hal yang harus kita ingat adalah bukan bagaimana menjadikan hari tersebut menjadi sebuah momen yang sangat bernilai tetapi bagaimana untuk tidak menjadikan hari itu sebagai satu-satunya hari untuk mengungkapkan sebuah rasa kasih sayang karena kasih sayang tidak berbatas hanya pada hari-hari yang ditentukan dalam sejarah saja. Karena sejatinya kasih sayang adalah hal yang tidak bisa lepas dari jati diri manusia yang terlahir dari cinta dan kasih yang maksimal. Satu lagi yang perlu di catat tanggal 14 Februari nanti akan ada Promo Hari Kasih Sayang dari situs belanja online terpercaya di www.blanja.com. 
Read more